Minggu kesembilan disaat mo lebaran, asisten mudik dan selera makanpun masi tidak normal. Ditambah mun-mun yang lebih bertambah. Menurut prediksi karena gag cucok dengan antibiotik yg diberikan dokter.
Akhirnya karena gag tahan antibiotik diberhentikan dan kontrol ke dokter pas abis lebaran. Belum waktunya sih karena baru sebelum lebaran kontrol. Kontrol tsb hanya bermaksud untuk konsul masalah antibiotik tapi pas diperiksa mlalui USG, kondisi janin berkembang baik... hanya kondisiku saja nih yg bikin deg-deg-an. Ditemukan gumpalan darah di pintu rahim. Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan dokter menggunakan USG melalui vagina. (Syeremmmm juga awalnya.... tapi ternyata gag sakit kok!) Memang ditemukan gumpalan darah yg sudah mulai membeku.
Untungnya gumpalan darah tersebut mendekati pintu rahim, jadi tidak terlalu mengkawatirkan. Hanya tetap saja dokter menganjurkanku bedrest. Oh my God..... gag tahan disuruh bedrest. Skarang sih dah ada asisten, tapi tetep aja gag tahan tidur-tiduran berlama-lama. Malah diberikan ijin surat keterangan sakit untuk bedrest seminggu. Oalaaah.... Demi Sang Buah Hati....
Blog ini merupakan catatan mengenai kehamilanku. Saat-saat indah mengandungnya... Merasakan Tumbuh dalam perutku....
Sunday, October 29, 2006
Thursday, October 19, 2006
Minggu ke-8- Periksa DSOG
Kemaren ke DSOG. Hasil pemeriksaan janin berkembang dengan baik, tunggal. Waaah.... gag bakalan punya anak kembar deeh.He...he...
Kalo saat week 5 kelihatan kantong, week-8 ini sudah terlihat janinnya. Panjangnya kira-kira 17,5 mm.
Dokter memberikan antibiotik yang aman buat Bumil, sehubungan alergiku meningkat selama hamil dan sudah infeksi. Terus juga mengganti Medimer B6 dengan Vometa karena gag mempan lagi. Ampir tiap hari mun-mun seeeh.... Pantesan aja beratku turun 2 kilo karena syusyah makan. Dan Alhamdulillah janin dapat berkembang dengan baik.

Kalo saat week 5 kelihatan kantong, week-8 ini sudah terlihat janinnya. Panjangnya kira-kira 17,5 mm.
Dokter memberikan antibiotik yang aman buat Bumil, sehubungan alergiku meningkat selama hamil dan sudah infeksi. Terus juga mengganti Medimer B6 dengan Vometa karena gag mempan lagi. Ampir tiap hari mun-mun seeeh.... Pantesan aja beratku turun 2 kilo karena syusyah makan. Dan Alhamdulillah janin dapat berkembang dengan baik.

Tuesday, October 17, 2006
Minggu ke-8 Ada Flek

Minggu ini dilewati di tanah suci. Alhamdulillah, Allah Maha Penyayang, aku diberikan kekuatan menjalankan ibadah umroh dan puasa. Dari Jakarta menuju Jeddah dan langsung ke Makkah. Tanah suci dalam kondisi panas dan padat. Namun berkat Kasih Sayang Allah, aku diberikan kemudahan menjalankkannya.
Awal nyame di Jeddah aku sempet deg-degan karena sempat flek sedikit. Apa kerna kelamaan duduk ato goncangan pesawat. Alhamdulillah gag berlanjut, karena aku rajin minum penguat kandungan sesuai anjuran dokter.
Sampe di Makkah kami langsung ihrom. Sehubungan dengan delaynya pesawat yg eyke tumpangin, jadwal yg seharusnya mampir ke hotel di Jedah, kami pun harus miqat dari Bandara. Nyampe Masjidil Haram jam 09.00 langsung ihrom. Saat itu dah mulei panas, namun mayan sepi. Kami dapat menunaikan ihrom dengan lancar sampe menjelang sholat Zhuhur. Namun mulei besoknya Masjidil Haram semakin rame. Bahkan buat tawaf saja penuh sesak. sungguh kami diberikan kemudahan oleh Allah.
Selama diperjalanan umroh, makan kadang enak kadang gag selera. Mediamer B6 cukup membantu, walopun terkadang masih mun-mun, cuman gag menguras cairan. Sempat batal 2 hari dalam perjalanan Makkah Madinah dan Jeddah karena mun-mun banyak dan sahur gag selera makan. Daripada-daripada, akhirnya gag puasa 2 hari selama di perjalanan.
Tawaf wada' terakhir berpisah dengan Ka'bah rasanya sedih sekali.... Sekali lagi walo cuaca panas *milih siang hari yg agak sepi* kami bisa menjalankan dengan lancar... YA Allah... rindu sekali datang kembali ke rumahMu.
Rasanya berat badanku turun 2 kilo *berdasarkan timbangan hotel*. Insya Allah mo kontrol ke Dr. Diaphari secepatnya...
Owiyah lupa, foto diatas diambil di MAsjid terapung Jeddah, dipinggir pantai laut merah. Saat menjelang buka puasa, penduduk Jeddah banyak yang buka bersama keluarga di pinggir pantei. Mereka ramah-ramah dan senang berbagi makanan.
Sunday, October 08, 2006
Minggu ke-7 Omra Ramadhan
Sekarang sudah memasuki minggu ke-7. Perkiraan pada minggu ke-7 ini otak janin mulai berkembang. Dilain pihak, aku mulai merasakan mual berad. Sedikit sekali makanan yang masuk perut.
Mencoba menahan mual dengan berpikir, "saya tidak mual." Seperti seorang teman bilang *sehubungan dengan keberangkatan Umroh tanggal 9 Okt besok*, hal yang kita kwatirkan malah sering terjadi di sana. Makanya aku tak boleh berpikir yang negatif. Terus terang aku agak kwatir masalah makanan. Wong di rumah saja aku mencoba mencari makanan yang bisa diterima perutku saja gag ada yang kepingin. Mencoba berpikir aku tidak mual, tapi kok ya susah perut ini kompromi. Pikiran dan perut tak nyambung.... he....he...
Pada kontrol pertama ke Dr. Diapari, aku gag minta persediaan anti mual. Pertama karena emang gag merasakan mual dan kedua berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah minum antimual dan tidak sama saja alias gag ngaruh. Berhubung mualnya makin berad *gag cuman pagi tapi all the time* Jadi tadi aku telp ke Dr. Diapari minta obat anti mual. Ntuk membantu menghilangkan mual, aku dianjurkan minum Mediamer B6.
Untuk mebantu menghilangkan mual aku berusaha makan sedikit-sedikit dan sering. Makan buah segar.... *karena selama hamil jadi gag suka sayur,* Makan yang berkuah karena jadi gag suka makanan kering, palagi berminyak.
Semoga Allah memberikan kelancaran dan kemudahan bagi kami untuk melaksanakan umroh. Semoga dapat umroh yang mabruroh. Amien....
Mencoba menahan mual dengan berpikir, "saya tidak mual." Seperti seorang teman bilang *sehubungan dengan keberangkatan Umroh tanggal 9 Okt besok*, hal yang kita kwatirkan malah sering terjadi di sana. Makanya aku tak boleh berpikir yang negatif. Terus terang aku agak kwatir masalah makanan. Wong di rumah saja aku mencoba mencari makanan yang bisa diterima perutku saja gag ada yang kepingin. Mencoba berpikir aku tidak mual, tapi kok ya susah perut ini kompromi. Pikiran dan perut tak nyambung.... he....he...
Pada kontrol pertama ke Dr. Diapari, aku gag minta persediaan anti mual. Pertama karena emang gag merasakan mual dan kedua berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah minum antimual dan tidak sama saja alias gag ngaruh. Berhubung mualnya makin berad *gag cuman pagi tapi all the time* Jadi tadi aku telp ke Dr. Diapari minta obat anti mual. Ntuk membantu menghilangkan mual, aku dianjurkan minum Mediamer B6.
Untuk mebantu menghilangkan mual aku berusaha makan sedikit-sedikit dan sering. Makan buah segar.... *karena selama hamil jadi gag suka sayur,* Makan yang berkuah karena jadi gag suka makanan kering, palagi berminyak.
Semoga Allah memberikan kelancaran dan kemudahan bagi kami untuk melaksanakan umroh. Semoga dapat umroh yang mabruroh. Amien....
Tuesday, October 03, 2006
Minggu ke-6 Mulei Mual-mual
Minggu ini dah mulai terasa mual dan gag selera makan. Alhamdulillah gag begitu melelahkan, hanya kalo perut kosong membuat tambah mual. Seminggu pertama puasa, aku bisa full puasa dengan segarnya. Minggu ke dua puasa mulai terasa mual. Kalo makan sahur hanya masuk 2-3 sendok. Terpaksa aku gag puasa dulu...
Fakta Makanan Kesukaan
Ada beberapa hal yang unik. Emang setiap kehamilan dari Ibu yang sama pun akan tidak sama. Kupikir awalnya hamil ke-3 ini aku bakalan segar bugar dan nafsu makan. Tapi ternyata oh ternyata gag jauh beda dengan kehamilan ke-1 dan ke-2. Kalo soal makanan kesukaan, aku gag suka sayur, gag suka goreng2an. Sukanya dengan soto-soto-an, buah-buah segar dan asem. Kalo waktu hamil Qiyya aku gag doyan ayam sama sekali, dan hamil Ghazy aku suka sate ayam dan gag suka makanan Padang sama sekali.
Kesukaan pada makanan pada hamil kali ini memang tidak spesifik. Siang aku bisa makan sate Padang, sorenya gag sama sekali. Aku jadi gag doyan sayur, kecuali daun singkong. Untuk memperlancar BAB, aku minum yakult tiap hari.... *bukan iklan loh*
Fakta Makanan Kesukaan
Ada beberapa hal yang unik. Emang setiap kehamilan dari Ibu yang sama pun akan tidak sama. Kupikir awalnya hamil ke-3 ini aku bakalan segar bugar dan nafsu makan. Tapi ternyata oh ternyata gag jauh beda dengan kehamilan ke-1 dan ke-2. Kalo soal makanan kesukaan, aku gag suka sayur, gag suka goreng2an. Sukanya dengan soto-soto-an, buah-buah segar dan asem. Kalo waktu hamil Qiyya aku gag doyan ayam sama sekali, dan hamil Ghazy aku suka sate ayam dan gag suka makanan Padang sama sekali.
Kesukaan pada makanan pada hamil kali ini memang tidak spesifik. Siang aku bisa makan sate Padang, sorenya gag sama sekali. Aku jadi gag doyan sayur, kecuali daun singkong. Untuk memperlancar BAB, aku minum yakult tiap hari.... *bukan iklan loh*
Subscribe to:
Posts (Atom)